Pengembalian pajak sering kali dilihat sebagai bonus finansial, namun perubahan dalam undang-undang perpajakan dan sumber pendapatan dapat menyebabkan cek yang lebih kecil pada tahun 2026. Kejutan terbesar bagi banyak pembayar pajak adalah dampak dari pendapatan sampingan, pemotongan pajak yang kurang, dan pajak wirausaha yang terlupakan. Berikut uraian mengapa pengembalian dana dapat menyusut dan bagaimana menghindari kejutan yang tidak menyenangkan.

Maraknya Pekerjaan Sampingan dan Kewajiban Pajak

Ledakan pekerjaan pertunjukan (Uber, Etsy, freelancing) adalah alasan utama pengembalian dana yang lebih kecil. Banyak pembayar pajak yang memperoleh aliran pendapatan ini selama pandemi belum menyesuaikan pemotongan pajak W-4 pada pekerjaan utama mereka. Ini berarti tidak ada pajak yang secara otomatis dipotong dari pendapatan sampingan, yang menyebabkan potensi tagihan pajak saat mengajukan.

Menurut CPA Josh Katz, pendiri Josh Katz CPA, orang sering menganggap penghasilan tambahan adalah “kuah” sampai mereka menyadari bahwa mereka berhutang pajak, yang mungkin termasuk denda karena kurang bayar. Masalahnya diperparah oleh kenyataan bahwa…

Pajak Wiraswasta: Yang Tersembunyi 15,3%

Pendapatan Gig dikenakan pajak wirausaha tambahan sebesar 15,3% untuk Jaminan Sosial dan Medicare. Tidak seperti pekerjaan W-2 tradisional, yang mana pemberi kerja menanggung setengah dari pajak ini, pekerja pertunjukan membayar jumlah penuhnya. Hal ini dapat mengurangi pengembalian dana secara signifikan, terutama jika pembayar pajak belum merencanakannya. Misalnya, $20.000 yang diperoleh dari DoorDash dalam kelompok pajak 22% dapat menghasilkan sekitar $7.400 dalam pajak penghasilan gabungan dan wirausaha.

Cara Menghindari Kejutan Pajak

IRS mengharapkan pajak dibayar sepanjang tahun, tidak hanya pada saat pengajuan. Berikut dua cara untuk menghindari pengembalian dana atau tagihan pajak yang lebih kecil:

  • Sesuaikan Pemotongan W-4: Tingkatkan pemotongan dari pekerjaan utama Anda untuk menutupi pajak atas pendapatan sampingan.
  • Lakukan Perkiraan Pembayaran Kuartalan: Bayar pajak atas pendapatan sampingan setiap tiga bulan untuk menghindari denda.

CPA Katz menyarankan untuk menyisihkan 30–35% dari seluruh 1.099 pendapatan di rekening terpisah dan memperlakukannya sebagai sudah dibelanjakan. Pendekatan proaktif ini memastikan dana tersedia saat pajak jatuh tempo.

IRS menginginkan uang mereka sepanjang tahun, tidak sekaligus di bulan April. Jika Anda menunggu sampai Anda mengajukan pembayaran semuanya, Anda juga akan terkena denda kurang bayar yang justru memperburuk keadaan.

Gagal membuat rencana ke depan berarti berpotensi berhutang uang alih-alih menerima pengembalian dana, dan menghadapi denda tambahan karena kurang bayar. Prinsip utamanya adalah mengabaikan pendapatan sampingan atau pajak wirausaha dapat mengurangi pengembalian dana Anda secara signifikan.