Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) secara signifikan meningkatkan kehadirannya di beberapa negara bagian, sehingga memicu tantangan hukum dan protes. Perkembangan terkini mencakup penerapan jaringan penahanan baru yang luas dan berpusat di Minnesota, yang kini mencakup setidaknya lima negara bagian. Strategi penegakan hukum yang agresif ini ditambah dengan laporan kesalahan yang disebabkan oleh AI yang mengirim agen ke lapangan tanpa pelatihan yang memadai, dan meningkatnya pola impunitas atas penembakan fatal yang dilakukan petugas ICE.

Titik Nyala Minnesota

Negara bagian Minnesota, bersama dengan pejabat Twin Cities, telah mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai “invasi” terhadap agen ICE. Pertarungan hukum ini terjadi di tengah kemarahan publik yang meluas atas penembakan fatal Renee Nicole Good di Minneapolis, yang telah memicu protes di seluruh negeri. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan kewenangan federal dalam batas negara bagian dan apakah ICE dapat beroperasi tanpa pengawasan.

Intelijen vs. Retorika: Venezuela dan “Tren de Aragua”

Retorika pemerintahan Trump tentang “invasi” terkoordinasi dari geng-geng Venezuela, khususnya “Tren de Aragua”, tidak sejalan dengan penilaian intelijen AS yang sebenarnya. Ratusan catatan internal menunjukkan bahwa aktivitas geng tersebut di AS terfragmentasi dan terdiri dari kejahatan tingkat rendah, bukan ancaman teroris terstruktur. Meskipun demikian, Trump telah menyatakan bahwa pemerintahan Venezuela akan tetap berada di bawah kendali AS sampai “transisi yang tepat” tercapai, yang menandakan rencana intervensionis yang lebih luas di Amerika Latin.

Eskalasi dan Impunitas

Selama dekade terakhir, agen ICE telah menembak mati lebih dari dua lusin orang tanpa menghadapi tuntutan pidana, menurut kasus yang terdokumentasi. Kurangnya akuntabilitas ini memicu kekhawatiran mengenai kekuasaan yang tidak terkendali dan meningkatkan kemungkinan terjadinya pelanggaran lebih lanjut. Sementara itu, platform seperti GoFundMe berada di bawah pengawasan ketat karena menjadi tuan rumah penggalangan dana untuk agen ICE yang terlibat dalam penembakan kontroversial, yang berpotensi melanggar persyaratan layanan mereka sendiri.

Ekspansi ke Luar Minnesota

Sumber menunjukkan bahwa pemerintahan Trump berencana untuk meniru pedoman penegakan hukum yang agresif di negara bagian biru lainnya, termasuk California dan New York. Hal ini menunjukkan adanya strategi yang lebih luas untuk memanfaatkan kekuasaan federal di wilayah yang resisten terhadap kebijakan penegakan imigrasi. Lambatnya rilis dokumen terkait Epstein oleh DOJ, meskipun masih ada “ratusan ribu” halaman yang perlu ditinjau, menambah rasa ketidakjelasan dan keadilan selektif.

Situasi ini menunjukkan konflik yang meningkat dengan cepat antara penegakan hukum federal dan perlawanan lokal, dengan kebebasan sipil dan supremasi hukum berada dalam keseimbangan. Kombinasi taktik agresif, impunitas yang tidak terkendali, dan intelijen yang dipertanyakan menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan kebijakan imigrasi di AS.