Aristoteles Onassis tidak hanya membeli maskapai penerbangan. Dia membeli kekacauan dan mengubahnya menjadi mesin. Mesin itu menjadi Olympic Airlines.

Ceritanya dimulai jauh sebelum namanya berganti. Ini dimulai dengan seorang pemilik kapal Yunani yang melihat peluang di angkasa. Maskapai ini didirikan pada tanggal 6 April 1957. Sebelum tanggal tersebut, nama maskapainya adalah Olympic Airways. Sebelum itu? Itu adalah kuburan dari upaya penerbangan yang gagal.

Tiga Kegagalan Sebelum Satu Sukses

Olympic Airlines tidak muncul begitu saja. Ini tumbuh dari tiga perusahaan sebelumnya yang semuanya gagal. Perusahaan Eksploitasi Teknis dan Penerbangan (TAE) dibentuk pada tahun 1940. Hellenic Airlines menyusul pada tahun 1947. Kemudian muncullah Aeroporiki Metafori Elados (AME). Tak satu pun dari mereka berhasil.

Pada tahun 1951, pemerintah Yunani menggabungkannya dengan nama TAE. Negara berpartisipasi. Namun pemilik swasta masih memegang kendali. Perusahaan ini sebagian besar masih merupakan usaha swasta dengan dukungan pemerintah. Dan itu masih belum cukup menguntungkan.

Lalu terjadilah nasionalisasi pada tahun 1955. Negara mengambil kendali. Namun hanya sesaat.

Onassis Membeli Mimpi

Pada tahun 1957, Onassis membeli perusahaan tersebut. Dia mengaturnya kembali. Dia mengganti namanya. Dia membuatnya efisien. Dia menjadikannya menguntungkan.

Ini adalah era ketika penerbangan Yunani mulai penting secara global. Pelayanan dari Yunani ke Eropa Barat dimulai pada tahun 1957. Pada tahun 1980, jangkauannya sangat luas. Athena menjadi hub. Penerbangan berangkat ke seluruh Yunani. Mereka berangkat internasional ke kota-kota besar di Eropa. Mereka pergi ke Timur Tengah. Mereka melintasi Atlantik ke Amerika Utara. Mereka mencapai Afrika. Asia Tenggara. Australia.

Onassis membangun kerajaan ini. Dia menjalankannya sampai kematiannya pada tahun 1975.

Pemerintah Mengambil Kendali

Pada tanggal 1 Januari 1975, pemerintah Yunani turun tangan. Mereka membeli seluruh saham dan aset milik Onassis dan rekan-rekannya. Olympic Airways bukan lagi milik swasta. Itu sepenuhnya milik negara.

Merek ini berkembang perlahan. Pada tahun 2003, namanya berubah lagi. Maskapai Olimpiade. Ejaannya bergeser. Kepemilikannya tetap bersifat publik.

Apa yang terjadi dengan operator setelah itu? Artikel itu berhenti di situ. Efisiensi yang dibangun Onassis pada akhirnya menghadapi realitas kepemilikan negara dan persaingan global. Namun fondasinya diletakkan oleh seorang pemilik kapal yang memahami bahwa waktu lebih penting daripada tradisi.

Maskapai ini selamat dari perubahan politik selama beberapa dekade. Itu selamat dari perubahan kepemilikan. Itu selamat dari perubahan nama. Ia selamat dari keruntuhan pendiri swastanya.

Apakah maskapai penerbangan milik pemerintah benar-benar terasa seperti maskapai penerbangan? Atau sekadar departemen luar negeri yang mempunyai sayap? Namanya berubah pada tahun 2003. Nasibnya telah berubah jauh sebelum itu.